Mesran

Hanya ingin berbagi kebaikan dan mendapatkan kebaikan yang lain.

Struktur Kendali PERULANGAN Bagian II

Bagian II : While … DO

Sintak :

WHILE Kondisi DO
BEGIN
perintah1 ;
perintah1 ;
END;

Keterangan :
1. WHILE : Jika
2. DO : Kerjakan
3. Kondisi : Tempat untuk membandingkan antara satu pernyataan dengan pernyataan yang lainnya.

5. BEGIN
….
….
END ; : merupakan tempat/blok untuk melakukan proses yang berulang

Oke kita bahas Kondisi, kayaknya sudah pernah deh di bahas tentang yang ini, kalau tidak salah di bagian IF (perhatikan kembali deh IF Statement)

Misalnya :
Ketemu := False ;
WHILE Not Ketemu Do

Perulangan diatas ini akan di kerjakan karja KONDISI menghasilkan nilai BENAR, lho kok bisa yah, perhatinya penjelasannya

Ketemu di set False (Tidak / bisa di artikan TIDAK dari KETEMU )
JIKA TIDAK KETEMU DO

karna ketemu telah di set TIDAK maka sebenarnya kondisi TIDAK KETEMU sudah benar. kan ARTINYA JIKA TIDAK KETEMU heheeh😀

Ketemu := False ;
WHILE Ketemu=True Do
Pernyataan diatas ini menghasilkan Kondisi SALAH, karna di bandingkan Antara Nilai Ketemu yang FALSE dengan TRUE

FALSE=TRUE –> ya hasilnya FALSE, kan telah di bilang sebelumnya bisa terjadi Pemaksaan ya (tahu sendirilah :D)

Ketemu := TRUE ;
WHILE Ketemu Do
Maka akan menghasilkan kondisi BENAR perintah itu sama dengan perintah ini WHILE Ketemu=TRUE Do

Ketemu sudah diset BENAR artinya yah KETEMU deh
maka di bandingkan JIKA KETEMU, kan sudah ketemu maka akan menghasilkan TRUE.

Saya Yakin Penjelasan di atas agak aneh kan, PIKIRKANLAH SENDIRI, emang sengaja saya membuat anda pusing, namanya belajar, wkwkwkw
BUT, yang bisa dan mengerti penjelasan diatas, maka akan menghasilkan suatu pencerahan, heheheeheh😀

Contoh Program

USES CRT ;
VAR i: Byte ;

BEGIN
i :=1  ;
WHILE i<=10 DO
BEGIN
TextColor(i)
Writeln ( 1 , ' x ' , i , ' = ' , 1 * i ) ;
inc ( i ) ;
END ;

END.

PENJELASAN
1. i diberikan nilai awal 1
2. JIKA 1<= 10 KERJAKAN apakah 1<=10 hasilnya BENAR (Pinter deh :D)
3. inc ( i ) berguna untuk menambahkan nilai i dengan default 1, karna nilai i semula 1, maka akan bertambah 1 menjadi 2, begitu seterusnya.

KESIMPULANNYA
Jika perulangan FOR sudah pasti nilai i nya dan telah di set menjadi counter terhadap perulangan

Tapi jika perulangan WHILE tidak demikian, nilai i ( variabel yang menjadi kondisi) wajib di set nilai awal sebelum perulangan terjadi. dan didalam perulangan itu sendiri, wajib di lakukan perubahan/penginputan nilai KONDISI

Filed under: Pemrograman Pascal,

Terima kasih telah memberikan komentar anda.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives Per Tahun

Sponsored

C&C Online Shop

Blog Stats

  • 355,909 sejak 12 Jan 2011

User’s Online


My Music

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 223 other followers

February 2011
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  
%d bloggers like this: